Showing posts with label Berita Bola. Show all posts
Showing posts with label Berita Bola. Show all posts

Lajubet.com - Klub-klub Eropa yang hendak menggaet  Egy Maulana Vikri, mulai menebar iming-iming ke sang bintang Timnas Indonesia U-19. Mulai dari garansi asuransi cedera sampai gaji menggiurkan.

Klub Portugal, Benfica, dalam surat undangan trial ke Egy menegaskan soal kesiapan mereka menyerahkan asuransi olahraga ke penyerang asal Medan tersebut.

Dalam surat yang diantarkan Benfica pada tanggal 6 Oktober 2017 tertulis jelas asa besar mereka supaya Egy inginkan datang ke Portugal menjalani tes.

Ayah angkat Egy, Subagja Suihan, iming-iming yang diserahkan Benfica belum seberapa dibanding klub Jerman, yang ngotot hendak memboyong Egy.

Klub yang identitasnya masih dirahasiakan tersebut mengerjakan talent scouting ketika Egy Maulana memperkuat Timnas Indonesia U-19 di Toulon Tournamen 2017 di Perancis. Tak lagi bicara soal proses tes, klub tersebut telah bicara angka real gaji masing-masing bulan buat sang pemain.




Hanya saja sebelum bergabung ke klub asal Jerman itu, Egy mesti bermain guna klub asal Thailand yang terkoneksi dengan klub Jerman tersebut. Usia Egy yang baru 17 tahun tak memungkinkan langsung dikontrak klub Eropa. Ia baru dapat jadi pesepak bola pro di Benua Biru ketika berusia 18 tahun.

Sayang, Subagja, tak mau membuka kemudahan menggiurkan yang ditawarkan tiga klub Spanyol: Getafe, Espanyol, dan Real Madrid, yang pun ngebet meminang anak angkatnya.

Egy Maulana Vikri sendiri masih belum memberi jawaban terhadap tawaran-tawaran itu. Ia menyatakan ingin konsentrasi dulu ke Timnas Indonesia U-19 yang bakal berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 di Korea Selatan pada 31 Oktober-8 November 2017 nanti. "Saya belum inginkan berfikir hal beda di samping Timnas Indonesia U-19," tegasnya.
Lewandoski Ingin Hijrah Ke Real Madrid

Lajubet Agen Sbobet Piala Dunia 2018 - Penyerang andalan Bayern Munich Robert Lewandowski dilaporkan telah meminta agennya untuk menemukan klub baru di bursa transfer musim panas tahun depan. 

Pemain tim nasional Polandia ini sering dihubungkan dengan sejumlah tim papan atas Eropa namun diklaim AS dia lebih menyukai kemungkinan berkostum Real Madrid.

Lewandowski belakangan memang berulah, sebelumnya dia mengeluhkan minimnya kompetisi antarpemain di skuat raksasa Bavaria dan terkini dia diklaim merasa kariernya bersama Bayern telah mencapai leevl maksimal.


CEO Karl-Heinz Rummenigge meyakini, komentar Lewandowski ini dikendalikan oleh agennya namun menurut AS, rangkaian cerita yang sudah berlalu bukan lagi strategi negosiasi kontrak baru tetapi memang ekspresi keinginan pergi.

Setelahnya perwakilan Lewandowski berhasil merayu kliennya untuk menutup mulut terkait keinginan merapat ke Santiago Bernabeu dan meminta untuk memberi bukti kemampuan di atas lapangan.


Salah satu kendala terwujudnya transfer ke Madrid adalah tim ibu kota Spanyol itu enggan mendatangkan pemain dengan usia lebih dari 30, terkini mereka bahkan membidik penyerang muda RB Leipzig Timo Werner yang baru berumur 21.

Casino Online

Meski demikian, musim lalu Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos pernah mengatakan, Lewandowski akan disambut gembira jika benar-benar menginjakkan kaki di Bernabeu.
Spurs yang Kini Lebih Matang di Liga Champions

Tottenham Hotspur mengawali kampanye di Liga Champions musim ini dengan menang meyakinkan atas Borussia Dortmund. Spurs dinilai sudah lebih matang.

Spurs musim lalu terseok-seok di Liga Champions, setelah kembali ke turnamen itu usai lima musim absen. Mereka hanya memetik dua kemenangan dari enam laga fase grup, dengan menelan tiga kekalahan.

Yang jadi sorotan adalah, penampilan Spurs di kandang justru amat buruk. Mereka kalah dua kali dan baru menang di laga terakhir, yang mana merupakan laga penutup fase grup dan sudah tak berarti apa-apa lagi.

Musim ini The Lilywhites bertekad lebih baik lagi dan mengawali dengan positif. Kemenangan 3-1 atas Dortmund di Wembley, Kamis (14/9/2017) dinihari WIB pun jadi bekal bagus mengarungi grup sulit yang juga berisi Real Madrid dan APOEL.

Spurs harus sedikit mengubah gaya permainan di laga malam tadi. Jika biasanya selalu berupaya menguasai dan mengontrol pertandingan, kali ini anak-anak London utara itu bermain dengan penguasaan yang minim dan berusaha tampil efisien.

Rencana yang berjalan sukses itu disebut Pochettino membuktikan kematangan timnya.

"Sangat penting untuk menang, kami sangat senang. Sangatlah penting untuk memulai dengan baik dalam sebuah laga yang berat. Dortmund bermain sangat baik, mereka mendominasi babak pertama. Kami meningkatkan level di babak kedua dan sangat efisien di depan," ungkapnya kepada BT Sport.

"Ini berarti lebih dari tiga poin. Di paruh laga, kami mengatasi beberapa masalah dan mengubah posisi sejumlah pemain. Tempo pertandingannya lalu menurun yang mana lebih baik untuk kami. Dortmund adalah tim yang sangat agresif, kami sedikit kesulitan untuk mengalirkan bola dengan cepat."

"Terkadang Anda memang tak bisa mendominasi permainan, Anda harus bermain dengan cara yang berbeda dan tim ini lebih matang sekarang. Kami bisa belajar banyak dari pertandingan ini," imbuhnya dikutip BBC.

Dengan hasil ini Spurs sementara menempati posisi dua Grup H dengan tiga poin, hanya kalah selisih gol dari Madrid yang memimpin. Dortmund di posisi tiga dan APOEL di posisi terbawah.
Ronaldo Kembali dengan Penuh Gaya: Cetak Gol dan Bawa Madrid Menang Lagi

Cristiano Ronaldo kembali dari 'pengasingan' dan tampil untuk kali pertama di musim ini saat Real Madrid menghadapi APOEL. Dua gol langsung ditorehkannya.

Ronaldo seperti diketahui harus absen di empat laga pertama Madrid musim ini karena diskors lima laga di kancah domestik. Hukuman itu didapatkannya dalam insiden di leg pertama Piala Super Spanyol melawan Barcelona bulan lalu.

Selain leg kedua Piala Super Spanyol, dia sudah absen di tiga partai pertama Los Blancos musim ini, yakni menghadapi Deportivo La Coruna, Valencia, dan Levante. Ronaldo masih akan menjalani hukuman terakhirnya saat Madrid bertandang ke Real Sociedad di liga akhir pekan nanti.

Tapi setidaknya pemain 32 tahun itu tak mesti menunggu satu laga lagi dan sudah bisa tampil untuk pertama kali di musim ini, saat Madrid menjamu APOEL di Santiago Bernabeu, Kamis (14/9/2017). Tak tanggung-tanggung kontribusinya selepas absen: mencetak dua gol dan membawa Madrid kembali ke jalur kemenangan.

Seperti diketahui, Madrid sebelumnya berimbang di dua pertandingan berturut-turut, hingga kemudian menang 3-0 atas APOEL.

"Saya senang bisa kembali bermain. Ini adalah kompetisi yang berbda dan bisa mulai bermain lagi dan mencetak gol-gol berarti sangat penting bagi saya. Saya membantu tim dan merasa senang dengan itu," ungkap Ronaldo di situs resmi UEFA.

"Ini adalah laga yang perlu kami menangi: kami main di kandang dan ingin memulai Liga Champions dengan baik. Saya rasa tim tampil baik, kami tahu bahwa kami menghadapi lawan dengan gaya bertahan. Kami bisa saja mencetak gol lebih banyak, tapi pada akhirnya ini hasil yang bagus, kami memulai dengan baik, dan kami senang akan itu," imbuhnya.

Setelah musim lalu berhasil mempertahankan gelar juara dan jadi tim pertama yang sukses melakukannya di era Liga Champions, kans Madrid kembali juara jadi tanda tanya. Motivasi dan rasa lapar akan gelar itu jadi salah satu pertanyaan besar yang diajukan ke skuat besutan Zinedine Zidane ini.

"Perjalanan masih panjang, mari melaju dari laga ke laga. Pertama-tama kami punya tahap grup, lalu kita bisa melihat bagaimana peluangnya," ungkap Ronaldo.

"Tentu saja kami ingin memenangi turnamen ini. Liga Champions adalah turnamennya Real Madrid dan kami mau memenanginya," tandasnya.
 Meski Menang, MU Tetap Diperingatkan Mourinho

Jose Mourinho menilai Manchester United tampil solid saat mengalahkan Basel di matchday 1 Liga Champions. Tapi Mourinho sedikit kesal karena MU sempat jemawa.

MU meraih kemenangan meyakinkan kala menjamu Basel di Old Trafford, Rabu (13/9/2017) dini hari WIB. 'Setan Merah' menang 3-0 berkat gol-gol yang dicetak Marouane Fellaini, Romelu Lukaku, dan Marcus Rashford.

Tampil mendominasi permainan, MU membuka keunggulan di menit ke-35 lewat sundulan Fellaini. Lukaku kemudian menggandakan keunggulan MU di awal babak kedua.

Setelah unggul 2-0, MU butuh waktu cukup lama untuk menambah gol. Baru di menit ke-84, Rashford menjebol gawang Basel untuk menyegel kemenangan MU.

Mourinho mengkritik MU yang sempat mengendur setelah unggul 2-0. Tapi secara keseluruhan, penampilan Juan Mata dkk. disebutnya sudah solid.

"Ketika Anda memulai fase grup, selalu penting untuk menang. Saya pikir kami bermain sangat stabil, dengan kepercayaan diri, dengan pilihan bagus dan saya akan katakan kami bermain cukup baik," Mourinho mengatakan kepada MUTV.

"Setelah 2-0, saya pikir segalanya berubah, kami berhenti membuat keputusan tepat di atas lapangan dan bisa saja menimbulkan masalah untuk diri kami sendiri tapi Basel tidak mencetak gol dan kemudian gol ketiga tercipta."

"Para pemain mungkin merasa permainan terkendali di kedudukan 2-0 tapi sepakbola adalah sepakbola dan Anda harus menghormati lawan. Saya tidak tahu apakah selisih gol akan berperan, tiga poin adalah yang terpenting."

"Secara keseluruhan, penampilan tim solid dan tiga poin sangat penting bagi kami," Mourinho menegaskan.

Dengan kemenangan ini, MU bertengger di puncak klasemen Grup A dengan tiga poin. Mereka unggul selisih gol dari CSKA Moskow yang di saat bersamaan menang 2-1 atas Benfica.

Puji Messi, Valverde: Untungnya Dia Sekarang Pemain Saya

Pelatih Barcelona Ernesto Valverde memuji Lionel Messi, yang tampil gemilang saat Barca mengalahkan Juventus. Valverde bersyukur kini Messi menjadi pemainnya.

Messi menjadi motor utama kemenangan 3-0 yang diraih Barca atas Juve di Camp Nou, Rabu (13/9/2017) dinihari WIB. Penyerang asal Argentina itu mencetak dua gol untuk Blaugrana dan berperan besar atas terciptanya satu gol lain yang dibuat Ivan Rakitic.

Gol pertama yang dicetak Messi pada menit ke-45 menjadi pemecah kebuntuan setelah sebelumnya Barca kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Juve. Meski dikepung beberapa pemain lawan, Messi masih bisa bermain umpan satu-dua dengan Luis Suarez sebelum menaklukkan Gianluigi Buffon lewat tembakan ke tiang jauh.

Messi kemudian menjadi otak atas terciptanya gol Rakitic pada menit ke-56. Menusuk lewat sisi kiri pertahanan Juve, dia melepaskan umpan silang yang memaksa Stefano Sturaro melakukan kesalahan di kotak penalti. Sapuan Sturaro tak sempurna sehingga memungkinkan Rakitic menyambar bola liar untuk membawa Barca memimpin 2-0.

Pada gol ketiga yang lahir pada menit ke-69, Messi kembali memamerkan kelasnya. Dia dengan mudah melewati adangan Alex Sandro dan Medhi Benatia dalam sebuah serangan balik dan lagi-lagi berhasil memaksa Buffon memungut bola dari dalam gawang.

Penampilan apik Messi ini melanjutkan penampilan apik pada laga sebelumnya, ketika dia mengukir hat-trick ke gawang Espanyol dan membantu Barca menang 5-0 pada akhir pekan lalu.

"Dengan Lionel Messi, ketika dia menguasai bola, Anda selalu yakin bahwa apapun bisa terjadi -- hal-hal bagus buat kami," ujar Valverde seusai laga.

"Ini bukan hanya soal gol-golnya, tapi juga keterlibatannya dalam semua hal," tuturnya.

Sebelum melatih Barca, Valverde pernah bekerja di tim-tim Spanyol lain seperti Espanyol, Villarreal, Valencia, dan Athletic Bilbao. Dia tahu betul bagaimana pusingnya menghadapi pemain sekelas Messi. Tapi, dia sekarang tak perlu merasa demikian lagi.

"Saya sudah sering menderita ketika berhadapan dengan Messi. Sekarang saya cukup beruntung karena memilikinya di tim saya," ucapnya seperti dikutip Sport.

"Anda bisa memainkan Messi di posisi apapun dan dia bisa mencetak banyak gol. Kualitasnya selalu sama di mana pun dia main. Entah dia main di sayap atau di tengah, dia selalu terhubung dengan permainan," kata Valverde.

Messi sudah mencetak delapan gol dari enam penampilan bersama Barca pada musim ini. Tujuh gol di antaranya lahir dalam tiga laga terakhir.

De Gea Terima Kalau Harus Dirotasi Mourinho

Kiper Manchester United, David De Gea, harus berbagi waktu bermain dengan Sergio Romero pada musim lalu. Dia rela andai dirotasi lagi musim ini.

De Gea lebih banyak mendapatkan jatah bermain di Liga Inggris musim lalu. Dia bermain 35 kali di Premier League.

Sementara di kompetisi Eropa, De Gea cuma bermain tiga kali di Liga Europa. Keputusan manajer MU, Jose Mourinho, melakukan rotasi itu terbukti tepat dengan kesuksesan MU meraih tiga gelar juara.


De Gea langsung menunjukkan penampilan yang oke bersama MU musim 2017/2018. Dipercaya tampil sebagai starter dalam empat pertandingan, dia melakukan delapan kali penyelamatan.

MU akan mulai menjalani pertandingan di Liga Champions tengah pekan ini. FC Basel akan menjadi lawan pertamanya, pertandingan itu akan berlangsung di Old Trafford, Rabu (13/9/2017) dinihari WIB.

"Anda selalu ingin bermain di setiap pertandingan. Tapi, itu merupakan keputusan manajer. Jadi, sungguh bagus kami bisa memenangi kompetisi itu," kata De Gea di Manchester Evening News.

"Kami berjuang untuk setiap posisi untuk bermain dan saya pikir itu bagus untuk grup untuk terus bekerja keras di saat latihan. Tapi, tentu saja saya selalu ingin bermain."

"Saya selalu ingin menjadi yang terbaik. Saya bekerja keras setiap hari untuk terus memperbaiki diri setiap hari, setiap latihan. Jadi, saya bekerja sangat keras untuk menjadi kiper terbaik di dunia. Saya tak tahu siapa yang terbaik di momen ini, tapi itu yang saya inginkan, untuk menjadi yang terbaik," kata penjaga gawang asal Spanyol itu lagi.
Mourinho Sebut Fokus MU Kini Hanyalah Lolos dari Fase Grup

Manajer Manchester United Jose Mourinho enggan berandai-andai mengenai peluang timnya di Liga Champions. Saat ini MU disebutnya cuma fokus lolos dari fase grup.

MU kembali tampil di Liga Champions musim ini, berkat keberhasilannya menjuarai Liga Europa musim lalu. Di matchday pertama, MU akan menjamu Basel di Old Trafford, Rabu (12/9/2017) dini hari WIB.

Menilik fakta bahwa MU pernah tiga kali menjuarai ajang itu dan Mourinho pernah dua kali membawa timnya menjadi kampiun Liga Champions, kiprah The Red Devils kali ini pun dibarengi ekspektasi tersendiri.


Akan tetapi, Mourinho menegaskan bahwa timnya saat ini belum memikirkan hal tersebut karena sekarang cuma mau fokus untuk merintis jalan lolos dari fase grup dan tampil di babak 16 besar.

"Saya pikir di Liga Champions ada empat atau lima tim yang punya kualitas dan pengalaman luar biasa, dan tahu apa dan bagaimana caranya membuat perbedaan," kata Mourinho seperti diwartakan ESPNFC.

"Terlepas dari itu, ada juga banyak tim di Liga Champions yang sangat mirip dengan tim-tim di Liga Europa. Feyenoord dan Anderlecht ada di Liga Europa musim lalu, dan jadi juara di negaranya masing-masing dan kini main di Liga Champions."

"Kami harus berusaha lolos dan ke babak 16 besar, dan menikmati fase gugur tersebut dengan tim-tim terbaik di Eropa," tuturnya.

MU menempati Grup A Liga Champions 2017/2018. Selain Basel, ada pula Benfica dan CSKA Moskow di grup tersebut.

Kritik Carragher untuk Liverpool Saat Dilumat City

Jamie Carragher sudah tak yakin dengan komposisi lini bertahan Liverpool di awal laga lawan Manchester City. Kekalahan telak membuatnya mengkritik dengan keras.

Liverpool pulang dari markas City di Etihad, Sabtu (9/9/2017), dengan tertunduk dalam-dalam akibat kekalahan telak 0-5 dari tim tuan rumah. The Reds menyudahi laga itu minus Sadio Mane yang dikartu merah di menit ke-37.

Keunggulan jumlah pemain membuat City menjadi-jadi. Empat gol dicetak para pemain The Citizens selepas kartu merah Mane, dengan tiga di antaranya terjadi di paruh kedua laga.

Carragher sendiri, yang mantan bek Liverpool, sedari awal memang sudah meragukan racikan Juergen Klopp akibat kehadiran Ragnar Klavan bersama Joel Matip di jantung pertahanan. Hal itu disebutnya membuat kekurangan Liverpool di lini belakang kian kelihatan.

"Saya tahu (Dejan) Lovren tidak 100%, manajer mengatakannya sebelum pertandingan. Tapi sebagai seorang bek tengah Anda harus siap memainkan 40-50 pertandingan dalam semusim," kata Carragher di Sky Sports.

"Anda mungkin tidak 100% dalam separuh jumlah itu, Anda cuma harus bermain. Ini adalah laga di kandang Manchester City, Anda harus main. Saya tidak mengatakan ini salah Klavan bahwa Liverpool sudah memilihnya, tapi ia belum selevel Lovren atau Matip. Ia (setingkat) di bawah, itu mengapa ia jadi pilihan ketiga. Tapi sebenarnya tak ada persaingan besar di tim karena Anda sudah tahu persis siapa dua pilihan pertama Liverpool untuk bek tengah."

"Saya masih tidak setuju dengan keputusan di awal, tapi Liverpool juga buruk di babak kedua. Jika ditanya tim mana yang paling tidak mau dihadapi dengan 10 pemain, Anda akan bilang City karena mereka punya para pemain yang bisa melumat Anda dan persis itulah yang mereka lakukan kepada Liverpool di babak kedua," tuturnya.
Usai Menang Telak di Goodison Park, Spurs Incar Start Bagus di Liga Champions

Everton selalu jadi tempat yang sulit untuk Tottenham Hotspur. Tapi kemenangan telak malam tadi sudah bikin The Lilywhites lebih percaya diri.

Spurs menang telak 3-0 saat bertandang ke Everton, Sabtu (9/9/2017) malam WIB. Hasil ini dinilai Harry Kane amat memuaskan karena sebelum-sebelumnya mereka selalu kesulitan di Goodison Park.

Dalam enam pertemuan sebelumnya di sana, Spurs cuma menang sekali dengan skor tipis 1-0. Sisanya berakhir dengan tiga hasil imbang dan dua kekalahan.


Kemenangan ini sendiri disebut Kane sebagai bekal bagus menatap laga berikutnya yakni melawan Borussia Dortmund di Wembley pada lanjutan Liga Champions, Kamis (14/9/2017) dinihari WIB. Sebab melihat kiprah Spurs di kompetisi ini musim lalu, hasilnya amat buruk.

Spurs cuma memetik satu kemenangan di laga kandang mereka, itupun di partai terakhir yang sudah tak berarti apapun. Secara keseluruhan di Liga Champions musim lalu, anak-anak asuh Mauricio Pochettino cuma mendapatkan dua kemenangan, sekali imbang, dan menelan tiga kekalahan.

"Itu adalah performa yang sangat bagus (melawan Everton). Ini bukan tempat yang mudah untuk bertanding, tapi kami bermain sangat baik dan kemenangan 3-0 di sini sangatlah bagus," ungkap Kane dikutip Soccerway.

"Semua orang di lapangan, dari Hugo Lloris sampai ke depan, bekerja keras dan membuat mereka kesulitan. Pola penyerangan kami fantastis dan kami mencetak tiga gol yang bagus. Kami berkata di paruh waktu bahwa kami harus mencoba mendapatkan gol ketiga dan mengunci laga. Mendapatkannya begitu dini itu fantastis."

"Itu menunjukkan mentalitas seperti apa yang kami punya saat ini. Kami masuk untuk mengunci pertandingan, berhasil melakukannya, dan kami semua senang. Everton itu tim bagus dan terutama dengan kami bermain tandang, kami ingin datang dan mendapatkan hasil bagus."

"Kami bermain dengan fantastis, kami sangat puas dan kami ingin membawa momentum ini ke Liga Champions tengah pekan nanti, kemudian ke pekan berikutnya juga," imbuhnya.
'Milan Seharusnya Bisa Memenangi Scudetto Musim Ini'

AC Milan sudah melakukan belanja besar di musim ini. Oleh karena itu, Rossoneri diyakini harus bisa memenangi scudetto.

Milan sudah menghabiskan sedikitnya 174 juta euro untuk membeli pemain di awal musim 2017/2018. Leonardo Bonucci, Andre Silva, Andrea Conti, dan Mateo Musacchio merupakan beberapa muka baru di Milan.

Dalam dua pertandingan awal, Milan menunjukkan diri bisa meraih hasil bagus. Mereka menang saat berhadapan dengan Crotone dan Cagliari.

Dengan skuat penuh bintang itu, Milan disebut seharusnya bisa bersaing untuk memenangi scudetto. Hal itu disebutkan oleh eks pemain I Diavolo Rosso, Demetrio Albertini.

"Saya percaya bahwa Anda ingin membangun suatu proyek yang sukses, maka Anda harus mempunyai pola pikir untuk terus menang dan pada akhirnya mengevaluasi kesulitan yang dihadapi pada akhir musim," kata Albertini di Omnisport.

"Seharusnya tak ada alibi atau alasan sebelumnya --klub seharusnya tak berpikir hari ini mengenai masalah yang mungkin tak pernah dihadapi."

"Memang benar bahwa klub sudah banyak berubah. Kemungkinan akan menemukan momen sulit di sepanjang musim, itu benar bahwa ini merupakan skuat yang sangat muda dan juga benar AC Milan mungkin sudah kehilangan kebiasaan untuk bersaing untuk mendapatkan scudetto."

"Tapi di sisi lain, juga benar bahwa ini merupakan AC Milan, klub yang penuh kejayaan dengan sejarah dan stadion yang besar."

"Dan oleh karena itu, para pemain seharusnya berpikir bahwa mereka bisa memenangi scudetto musim ini dan menjalani musim ini dengan kepercayaan diri," dia menambahkan.
Wasit Dihukum Seumur Hidup, Laga Afsel vs Senegal di Kualifikasi Piala Dunia Diulang

FIFA memerintahkan agar laga Afrika Selatan versus Senegal di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Afrika diulang. Ini berkaitan dengan hukuman seumur hidup yang dijatuhkan kepada wasit yang memimpin laga itu.

Wasit asal Ghana, Joseph Lamptey, dihukum berat terkait keputusan kontroversialnya pada laga Afsel vs Senegal, 12 November 2016. Dalam pertandingan yang dimenangi Afsel dengan skor 2-1 itu, Lamptey menghadiahi Afsel dengan sebuah penalti atas handball Kalidou Koulibaly. Tapi, tayangan ulang menunjukkan bahwa bola sebenarnya mengenai lutut Koulibaly.

FIFA menganggap Lamptey telah melakukan manipulasi pertandingan. FIFA pun melarangnya untuk terlibat dalam semua aktivitas yang berkaitan dengan sepakbola, baik level nasional maupun internasional, seumur hidupnya. Hukuman untuk Lamptey ini dikuatkan oleh putusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) baru-baru ini.

Sebagai tindak lanjut, FIFA memerintahkan agar laga Afsel vs Senegal diulang. Laga ulangan akan dilangsungkan pada bulan November mendatang.

"Laga akan diulang pada jeda internasional bulan November 2017, dengan tanggal pastinya akan diumumkan pada waktunya," tulis FIFA dalam pernyataannya yang dikutip Reuters.

"Sebagaimana dinyatakan dalam aturan Piala Dunia, keputusan ini akan segera berlaku, tapi menunggu konfirmasi dari panitia penyelenggara untuk Kompetisi FIFA pada pertemuan berikutnya, yang dijadwalkan pada 14 September."

Senegal dan Afsel masing-masing menempati posisi ketiga dan keempat di klasemen Grup D kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Afrika. Kedua tim ada di bawah Burkina Faso dan Cape Verde. Cuma juara masing-masing grup yang lolos ke putaran final.
'MU Sudah Lebih Kuat Dibandingkan Musim Lalu'

Manchester United dinilai mempunyai skuat yang lebih oke dibandingkan musim lalu. The Red Devils pun diprediksi akan berpeluang meraih kesuksesan lagi.

MU melakukan start meyakinkan di Liga Inggris musim ini. Dalam tiga pertandingan yang dilakoni, mereka selalu menang.

Tak sekadar menang, MU juga mencatatkan clean sheet. Produktivitas gol mereka juga oke, ada di angka 10 dalam tiga pertandingan.


Eks asisten manajer MU, Mike Phelan, menegaskan bahwa skuat tim besutan Jose Mourinho itu sudah lebih bagus dibandingkan musim lalu. Mereka dinilai lebih kuat secara fisik dan mental.

"Ini merupakan start yang bagus. Saya pikir jadwalnya sungguh bersahabat, tapi persiapannya bagus dan itu tampak dalam hasil akhir yang mereka dapatkan," kata Phelan di ESPN.

"Mereka mendatangkan pemain bagus di musim panas. Mereka tampak lebih kuat secara fisik dan secara mental lebih terbiasa dengan pekerjaan saat ini. Jadi, sepertinya telah terjadi sebuah kemajuan."

"Ini merupakan skuat yang lolos kualifikasi. Premier League merupakan liga yang sulit untuk dimenangi dan ada banyak klub lain yang sudah melakukan investasi besar. Saya pikir mereka sudah membuka peluang untuk meraih kesuksesan," kata Phelan lagi.
Piala AFF U-18 Timnas Indonesia Incar Kemenangan, tapi Tak Remehkan Filipina

Timnas Indonesia U-19 bertekad terus menang agar jalan ke semifinal kian terbuka. Mereka pun pantang meremehkan Filipina yang jadi lawan berikutnya.

Tim besutan Indra Sjafri itu mengawali kiprahnya di Piala AFF U-18 dengan menang 2-1 atas tuan rumah Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangon, Selasa (5/9/2017). Dua gol Indonesia, yang ketinggalan duluan, diciptakan oleh Egy Maulana Vikri.

Sementara itu di partai lain Grup B ada Filipina yang menelan kekalahan 2-3 dari Brunei Darussalam. Filipina berikutnya akan menjadi lawan Indonesia, Kamis (7/9) besok.


"Filipina saya rasa punya motivasi untuk bangkit karena mereka dikalahkan Brunei di laga pertama. Kami tidak mau meremehkan Filipina," ujar Indra melalui rilis yang diterima detikSport.

"Kami ingin menang agar jalan lolos ke babak semifinal semakin terbuka," katanya melanjutkan.

Meski begitu, Indra mengaku tak memiliki strategi khusus untuk menghadapi Filipina. Kemungkinan besar dia akan lebih banyak melakukan variasi permainan.

"Rotasi pemain mungkin kita lakukan. Cara main kita seperti seperti biasa, kita juga akan lebih banyak variasi dalam bermain," ucapnya.
Terkait Neymar, Mourinho Beberkan Aktivitas Transfer Cerdas MU

Manajer Manchester United Jose Mourinho menyebut transfer Neymar musim panas ini sudah mengubah segalanya. Terkait itu, MU pun disebutnya sudah beraktivitas dengan cerdas.

Bulan lalu Paris Saint-Germain mengejutkan dunia sepakbola ketika memenuhi nilai klausul pelepasan (buyout clause) dalam kontrak Neymar di Barcelona. Uang sebesar 222 juta euro atau 198 juta pound sterling pun digelontorkan PSG untuk menggaet Neymar.

Nilai tersebut memecahkan rekor transfer dunia, yang sebelumnya tercatat sebesar 89,3 juta pound sterling saat MU menggaet Paul Pogba dari Juventus musim panas tahun lalu.

Musim panas ini sendiri MU sudah menggelontorkan 39,5 juta pound sterling untuk Victor Lindelof (30,7 juta di depan plus tambahan 8,8 juta lain), 90 juta pound sterling buat Romelu Lukaku (75 juta di depan dan 15 juta tambahan), dan 40 juta pound sterling demi Nemanja Matic. Ada pula Zlatan Ibrahimovic yang diikat lagi secara bebas transfer.

Artinya di musim panas 2017 MU sudah mengucurkan sekitar 169,5 juta pound sterling untuk transfer pemain. Sama sekali tidak sedikit, tapi Mourinho meyakini aktivitas itu sudah dilakukan dengan cerdas karena transfer Lindelof, Lukaku, dan Matic dirampungkan secara dini pada bulan Juni dan Juli, alias tidak terimbas dengan naiknya harga-harga setelah transfer Neymar.

"Saya pikir kami sudah bertindak dengan amat cerdas. Kami telah menduga akan terjadi sesuatu yang bisa mengubah bursa transfer selamanya," kata Mourinho kepada The Times yang dilansir Sky Sports.

"Biasanya bagian akhir bursa transfer jadi lebih murah, tapi musim ini segalanya berubah setelah Neymar. Dalam konteks harga, berubah dengan buruknya. Saya pikir di 31 Agustus Lukaku akan jadi seharga 150 juta pound sterling. Matic jadi 60-70 juta pound sterling. Neymar sudah mengubah segalanya. Jika transfer termahal dalam sejarah masih dipegang Paul Pogba, saya pikir sekarang Philippe Coutinho sudah akan berada di Barcelona dengan harga 101 juta pound sterling."

"Sekarang orang-orang jadi melihat angka 200 juta pound sterling. Sekarang pemain seharga 20 juta menjadi 40 juta, pemain 40 juta menjadi 60 juta, dan semuanya sudah berubah. (Dalam skenario itu) Lukaku dan Matic jadi akan membuat kami mengeluarkan total 200 juta pound sterling. Tapi lebih murah karena kami melakukan aktivitas di awal musim panas."

"Saya pikir kami sudah melakukannya dengan baik dalam konteks finansial dan persiapan, mendapatkan pemain incaran sebelum musim dimulai. Itu tidaklah krusial, tapi tetap penting," tuturnya.

'Pemain-Pemain Terbaik Segera Berbondong-Bondong ke Premier League'

Premier League diyakini akan segera menjadi tujuan utama para pesepakbola top dunia. Kekuatan finansial klub-klub Premier League akan sulit dibendung.

Premier League sudah banyak kehilangan sejumlah pemain bintang dalam beberapa dekade terakhir. Mulai era David Beckham dan Ruud van Nistelrooy, sampai ke era Cristiano Ronaldo, Luka Modric, dan Gareth Bale.

Meski punya perputaran uang paling besar, Premier League nyatanya cukup kesulitan menggoda para pemain terbaik untuk datang. Liga Spanyol dengan keberadaan Real Madrid dan Barcelona masih menjadi tujuan utama para pemain top, selain itu masih ada Bayern Munich atau Paris Saint-Germain yang sudah mengusung proyek ambisius dalam beberapa tahun terakhir.


Musim panas ini misalnya, PSG sukses memecahkan rekor dunia dengan perekrutan Neymar. Mereka juga mendatangkan Kylian Mbappe, yang diyakini jadi salah satu talenta terbaik saat ini. Ada pula bakat lain yang memilih ke Spanyol seperti Ousmane Dembele.

Meski demikian, diyakini cuma soal waktu saja para pemain top menuju Premier League. Saat ini klub-klub Inggris punya kekuatan finansial yang paling mumpuni di Eropa dan cepat atau lambat, tujuan pemain bintang akan bergeser ke sana.

"Saya rasa kita ada di fase pertama dari superioritas finansial yang masif dari klub-klub Premier League terhadap semua rival mereka di Eropa. Total pemasukan televisi di Premier League per tahun itu lebih dari dua kali rival-rival terdekat mereka di Spanyol, bahkan tiga, empat, lima kali dari Jerman, Prancis, dan Italia," kata mantan Managing Director Liverpool dan Chelsea, Christian Purslow.

"Di industri manapun kekuatan ekonomi pada akhirnya akan berbicara. Di fase pertama, yang kita lihat adalah klub-klub mempertahankan talenta yang sebelumnya bakal sudah dijual untuk alasan ekonomi."

"Yang akan kita lihat di fase berikutnya adalah Premier League mulai merekrut yang terbaik dari Eropa di puncak karier mereka," imbuhnya seperti dikutip Sky Sports.

Sebelumnya para pemain bintang dunia banyak memilih Spanyol karena memberikan keuntungan terkait tarif pajak. Tapi hal itu kini sudah tak ada lagi, sehingga memberikan keuntungan lebih untuk Inggris.

"Aspek lainnya yang sebelumnya tak menguntungkan untuk Premier League seperti tarif pajak istimewa untuk para pesepakbola di Spanyol sudah lama lenyap. Tidak ada keuntungan pajak untuk Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi bermain di Spanyol. Itu sudah lama hilang, bahkan pemerintah Spanyol mengejar mereka karena dugaan menghindari pajak," tambah Purslow.
Ronaldo Hat-trick, Portugal Hajar Kepulauan Faroe 5-1

Timnas Portugal memetik kemenangan telak dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018. Mereka menang 5-1 atas Kepulauan Faroe, Cristiano Ronaldo hat-trick.

Saat menjalani pertandingan di Estadio Bessa, Porto, Jumat (1/9/2017) dini hari WIB, Selecao das Quinas tampil amat dominan. Dalam data yang dilansir oleh ESPN FC, mereka membukukan 76 persen penguasaan bola.

Dalam pertandingan itu, Ronaldo mencetak gol cepat. Saat pertandingan berjalan tiga menit, dia sudah membobol gawang lawan.

Meneruskan umpan silang terukur dari Bernardo Silva, Ronaldo mencetak gol dengan tendangan akrobatik.

Portugal menggandakan keunggulan pada menit ke-29. Joao Mario dilanggar di kotak 16 meter, wasit menunjuk titik putih. Ronaldo menjadi eksekutor dan mampu menunaikan tugasnya dengan baik.

Tim tamu bisa memperkecil defisit gol pada menit ke-38. Rogvi Baldvinsson yang mencatatkan namanya di papan skor dengan tendangan first time. Saat babak pertama, skornya 2-1 untuk keunggulan Portugal.

Pada paruh kedua laga, Portugal bisa mencetak tiga gol tambahan. William Carvalho mencatatkan namanya pada menit ke-58. Dia menyundul umpan silang Ronaldo dari jarak dekat.

Enam menit berselang, giliran Willian Carvalho yang membidani gol Ronaldo. Pemain Real Madrid itu bisa mencatatkan hat-trck dengan tendangan keras kaki kiri dari dalam kotak penalti.

Portugal menambah gol lagi pada menit ke-84. Memanfaatkan blunder pemain belakang Kepulauan Faroe, Nelson Oliviera mencatatkan gol dengan tendangan keras dari dalam kotak penalti.

Dengan kemenangan ini, Portugal kini ada di posisi kedua Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa. Mereka mengumpulkan 18 poin, tertinggal tiga angka dari Swiss.

Sementara itu, Kepulauan Faroe ada di posisi empat dengan koleksi lima poin.

Susunan Pemain

Portugal: Rui Patrício; Cédric, Pepe, Fonte, Eliseu; Mario (Quaresma 59), Moutinho (Andre Gomes 72), Carvalho, Bernardo Silva; André Silva (Nelson Oliviera 81), Ronaldo

Kepulauan Faroe: Nielsen; Næs, Færø, Gregersen, Baldvinsson, Davidsen; Joensen (Loekin 81), Jakobsen, Vatnhamar (Bartalsstovu 66), Rólantsson; Edmundsson (Johannesen 73)
Matic Optimistis dengan Kans MU di Premier League dan Liga Champions

Di musim ini, Manchester United tampil lebih menjanjikan. Gelandang MU Nemanja Matic tidak ragu timnya akan mampu bersaing di Premier League dan Liga Champions.

Meski memenangi Liga Europa, MU hanya finis keenam di Premier League. Perubahan dilakukan Setan Merah termasuk salah satunya mendatangkan Matic dari Chelsea di bursa transfer musim panas.

Terlepas dari kekalahan di tangan Real Madrid 1-2 di Piala Super Eropa belum lama ini, MU sukses di awal liga. Pasukan Jose Mourinho itu meraih 100 persen kemenangan di tiga pertandingan pertamanya, tanpa kebobolan.

Sementara itu di Liga Champions, MU terhindar dari tim-tim besar Eropa. Potensi MU melewat fase grup pun bisa dibilang lebar.

"Memenangi titel Premier League akan menjadi sebuah pekerjaan berat tidak hanya untuk kami tapi juga untuk semuanya karena ada lima atau enam pesaing realistis," kata Matic di Reuters.

"Tapi kami semua tahu bahwa Manchester United dituntut memenangi setiap pertandingan. Menyoal Liga Champions, kami memiliki undian yang menguntungkan dan kami berharap masih dalam kompetisi di fase berikutnya."

"Kekalahan 1-2 di Piala Super Eropa melawan juara bertahan Liga Champions merupakan sebuah tes bagus untuk membuktikan diri kami dengan tim-tim terbaik Eropa. Kami memang kalah, tapi itu adalah hanya satu pertandingan sementara Liga Champions adalah sebuah kompetisi di mana Anda bertemu tim-tim yang berbeda."

MU Dianggap Lebih Baik Tanpa Ibrahimovic

Ada yang mempertanyakan keputusan Manchester United mendatangkan Zlatan Ibrahimovic. 'Setan Merah' dianggap lebih baik tanpa kehadiran Ibrahimovic. Masa?

Dia adalah eks gelandang timnas Inggris serta Arsenal, Paul Merson, yang sehari-hari kini bekerja sebagai pandit Sky Sports. Merson ditanyakan perihal bergabungnya lagi Ibrahimovic ke MU.

Seperti diketahui, Ibrahimovic dikontrak MU lagi hingga akhir musim ini dan diberi nomor punggung 10. Padahal, awalnya Ibrahimovic diisukan takkan dipakai lagi MU setelah mengalami cedera ligamen parah April lalu.

Tapi, proses pemulihan yang berjalan begitu cepat membuat MU tertarik untuk memakai jasa pemain yang bikin 28 gol musim lalu di seluruh kompetisi. Manajer Jose Mourinho berharap kedatangan Ibrahimovic bakal memperkuat lini serang mereka.

"Dia itu pemain legenda, saya tidak mengada-ngada, dia jelas-jelas pemain legenda, dia memenangi banyak titel di tujuh negara berbeda, itu jelas bukan keberuntungan. Tapi seiring berjalannya waktu, Manchester United jadi tim yang lebih baik tanpanya, dan mereka punya kesempatan yang lebih besar menjadi juara Premier League tanpanya," ujar Merson.

"Jangan salah paham, saya sangat mengidolai pemain ini selama bertahun-tahun. Dia itu pemain fenomenal," sambungnya.

Menurut Merson, kedatangan Ibrahimovic hanya akan merusak harmonisasi tim yang sudah terbentuk musim ini. Dari dua laga awal Premier League, MU punya nilai sempurna, mencetak delapan gol dan tak kebobolan.

Lini belakang makin tangguh dengan adanya Eric Bailly, lalu di tengah kehadiran Nemanja Matic membuat Paul Pogba bisa lebih bebas, dan Romelu Lukaku membuat lini depan makin tajam.

"Orang-orang bilang dia (Ibra) tampil hebat musim lalu, bikin 28 gol, tapi Manchester United tidak seperti tim yang bisa menjadi juara Premier League."

"Anda lihat mereka saat ini, tanpa Ibra di dalam tim, Anda punya Paul Pogba, Romelu Lukaku, Marcus Rashford yang bermain ke depan, Anda punya Henrikh Mkhitaryan mampu melepas umpan dengan jitu. Mereka bermain begitu beringas dan tidak ada yang mampu mengadangnya."

"Tidak seperti musim lalu di mana mereka terlalu lambat," tutupnya.
FPL detikSport Pekan ke-3: Rekomendasi Transfer

Fantasy Premier League di pekan ketiga ini tampaknya masih akan jadi milik para pemain Manchester United. Panen poin lagi bagi pemakai Romelu Lukaku dkk?

Start oke MU jadi alasan mengapa para pemain MU kini jadi paling banyak dipakai oleh para manajer FPL saat ini. Setan Merah punya nilai sempurna dari dua pertandingan, mencetak delapan gol, dan tak kebobolan.

Itu semua tak lepas dari andil tiga pemain di lini serang yakni Henrikh Mkhitaryan, Paul Pogba,dan Romelu Lukaku. Mkhitaryan sudah bikin satu gol dan empat assist dari dua pertandingan.

Sementara itu Pogba bikin dua gol dan tiga assist, sementara Lukaku berperan dengan tiga gol yang sudah dibuatnya. Wajar saja jika ketiganya jadi pemain paling digunakan oleh para manajer FPL. Pogba punya 23 poin, disusul Mkhitaryan dengan 21 poin, dan Lukaku dengan 19 poin.

Tapi, jangan lupakan kekokohan lini belakang di mana Eric Bailly kini sudah menyumbang 20 poin dari dua laga berlalu.

Javier 'Chicharito' Hernandez mulai bertuah setelah mencetak dua gol ke gawang Southampton pekan lalu. Total 15 poin sudah dimilikinya kini.

Christian Eriksen masih patut diacungi jempol berkat performa okenya meski Spurs kalah dari Chelsea pekan lalu. Dia bikin assist untuk gol bunuh diri Michy Batshuayi.

Nasib sial masih harus dialami para manajer yang memainkan Harry Kane. Kane sepertinya belum bisa menghapus kutukan di bulan Agustus karena tidak ada gol darinya sejauh ini.

Rekomendasi Transfer Pekan ke-3

Ahmed Hegazi (West Bromwich Albion) bakal jadi pembelian hemat yang bisa menaikkan poin Anda. Dari dua pertandingan, Hegazy yang cuma berharga 4,7 itu sudah menyumbang 23 poin. Dengan bermain di kandang menghadapi Stoke City, peluang besar untuk WBA kembali clean sheet dan siapa tahu Hegazi bisa bikin gol lagi.

Selain Bailly yang sudah pasti dimiliki oleh sebagian besar para manajer FPL, sebenarnya Harry Maguire (Leicester City) juga bisa dipilih. Apalagi dia hanya berharga 5,0 tapi melihat lawannya, Manchester United, maka disarankan sih pikir-pikir dulu.

Belum lagi duel kedua tim ini berpotensi melahirkan banyak gol dan sudah pasti tidak ada bonus clean sheet untuk bek-bek dari MU maupun Leicester.

Oiya, jangan lupakan bek Chelsea Marcos Alonso yang bikin dua gol ke gawang Tottenham Hotspur. Menghadapi tim sekuat Everton di Stamford Bridge, ada peluang Alonso bisa mencetak gol lewat bola mati, dan musim lalu dia juga bikin gol ke gawang lawan yang sama.

Tapi, patut diingat Alonso bakal menghabiskan dana besar karena dia adalah bek termahal saat ini dengan harga 7,0. Wajar saja karena banyak manajer yang kini memakainya kembali setelah sempat kecewa dengan performa Alonso di pekan pertama.

Di posisi gelandang, Pogba (8,1) dan Henrikh Mkhitaryan (8,2) sudah pasti bakal dipilih oleh banyak manajer FPL pekan ini. Melihat lawan-lawan MU di lima pekan awal yang terbilang belum selevel, maka keduanya sudah pasti akan panen poin seperti di dua laga awal.

Playmaker Tottenham Hotspur Christian Eriksen (9,6) masih jadi pilihan para manajer FPL meski pekan lalu kalah dari Chelsea. Dengan lawannya "hanya" Burnley, Eriksen berpotensi melahirkan gol atau assist.

Rekan setim Eriksen, Dele Alli (9,5), juga wajib dimasukkan dalam tim anda karena dia punya sembilan gol di kandang musim lalu.

Oiya, Sadio Mane (9,5) bisa dipertimbangkan untuk dipunya dalam tim. Sebab gelandang asal Senegal itu sudah pasti akan main saat menghadapi Arsenal dan dari dua pertemuan musim lalu, Mane selalu mencetak gol.

Bagaimana dengan posisi penyerang? Lukaku (11,7) sudah pasti masih jadi pilihan utama mengingat tiga gol yang dibuatnya dalam dua pekan ini. Selain Lukaku, Wayne Rooney (7,5) dan Sam Vokes (6,0) bisa jadi alternatif jika Anda mencari penyerang yang murah.

Tapi, sayangnya kedua pemain itu bisa jadi akan sulit mendapat gol mengingat Everton akan menghadapi Chelsea dan Burnley tandang ke markas Spurs.

Maka Javier Hernandez (7,0) yang pekan lalu bikin dua gol ke gawang Southampton patut dijadikan salah satu penyerang di tim Anda. Apalagi lawannya, Newcastle United, tampil buruk dengan selalu kalah di dua laga awal. Sementara, Kane, ada baiknya dicoba karena lawannya adalah Burnley meski harganya pun cukup mahal yakni 12,0.

Burnley sendiri adalah salah satu tim terburuk dalam hal pertahanan tandang musim lalu, menerima shot paling banyak (672) dan juga percobaan tepat sasaran (209).

Jamie Vardy (8,6)? saya rasa sih lebih baik tepikan dulu saja striker Leicester itu karena dia harus menghadapi dua tim kuat beruntun, MU dan Chelsea.

Jangan lupakan juga kalau dengan bursa transfer ditutup 31 Agustus mendatang, masih ada peluang terjadi perubahan di beberapa tim dan itu makin menambah penasaran Anda sebagai manajer tentunya. Betul?
close